Tiga Pasangan Mesum Ditangkap dalam Operasi Jelang Ramadan

TEMPO Interaktif, Kediri – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri menangkap tujuh pasangan mesum. Mereka diamankan saat sedang berada di kamar hotel siang hari.

Penangkapan tujuh pasangan mesum dilakukan pada saat petugas merazia menjelang Ramadan di sejumlah hotel. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri Muhammad Ivantoro mengatakan masyarakat merasa resah atas banyaknya praktek prostitusi yang dilakukan pasangan muda selama ini. “Kami tidak mentolerir perbuatan itu,” kata Ivan saat memimpin penertiban, Senin (2/8).

Tiga pasangan pertama ditemukan petugas saat menginap di Hotel Bismo, Jalan Panglima Polim, Kediri. Hotel yang terletak di kawasan alun-alun ini diduga kerap dijadikan ajang prostitusi. Selain pasangan yang ingin berbuat mesum, sejumlah pekerja seks komersial juga diketahui kerap menggunakan hotel itu untuk bertransaksi.

Tindakan tegas petugas Polisi Pamong Praja dalam razia kali ini patut diacungi jempol. Petugas tak lagi memberikan toleransi kepada mereka setelah membuka paksa pintu kamar dengan kunci duplikat. Tiga pasangan muda yang tidak menikah langsung dibawa ke dalam mobil untuk diperiksa di kantor Satuan Polisi Pamong Praja.

Sikap serupa dilakukan terhadap empat pasangan remaja yang diduga melakukan perbuatan asusila di Hotel Sentral, Jalan Letjen Sutoyo, Kediri. Di hotel kelas menengah ke bawah ini petugas juga menggedor pintu kamar yang dihuni tamu ilegal. Sebanyak empat pasangan mesum tak lagi bisa mengelak ketika petugas mendapati mereka tengah melakukan hubungan intim. Hal ini terlihat dari pakaian dalam mereka yang masih tercecer di meja kamar. “Pakai pakaian dan keluar,” kata Ivantoro.

Selain membawa para pasangan mesum untuk diproses, Satuan Polisi Pamong Praja juga memberikan teguran keras kepada pemilik hotel. Sebab mereka dinilai tidak mengindahkan etika dalam menerima tamu. Ivantoro juga memberikan peringatan kepada mereka untuk bersikap bersih selama pelaksanaan bulan suci Ramadan.

Banyaknya jumlah pasangan mesum yang diamankan ini cukup mengejutkan petugas. Sebab biasanya jumlah mereka tak sebesar ini pada razia sebelumnya. Diduga para remaja ini memanfaatkan sisa waktu sebelum ramadhan untuk berbuat sebebas-bebasnya. “Mau puasa kok malah banyak,” kata Ivantoro.

Sementara itu salah satu perempuan muda yang turut digelandang petugas bersikukuh menolak melakukan hubungan intim. Dia mengaku hanya melepas rindu dengan kekasihnya yang berada di luar kota. “Kami hanya ngobrol saja kok,” elak gadis yang terus menutupi wajah dengan helm itu.

HARI TRI WASONO

sumber: http://www.tempointeraktif.com

This entry was posted in Perempuan, Razia PSK, Seksual and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s