Manusia Purba Lebih Mahir dari Dugaan

KOMPAS.com – Manusia purba Australopithecus afarensis, spesies yang diduga nenek moyang manusia modern ternyata juga pemakan daging serta mahir menyembelih dan memotong binatang dengan “pisau” atau alat potong dari batu.

Jurnal Nature, Kamis (12/8/2010), menyebutkan, bukti-bukti ini terlihat pada bekas potongan, guratan, atau goresan benda tajam pada dua tulang binatang purba Etiopia berusia sekitar 3,4 juta tahun dan ditemukan serpihan batu. Pernah juga ditemukan alat potong dari batu di Gona, Etiopia, yang berusia 2,5 juta tahun.

Kompas/RUDI BADIL

Beginilah bentuk Pithecanthropus erectus, karya tatahan Dubois sendiri. Tugu ini dibangun untuk memperingati temuan tengkorak manusia purba. Tatahan di batu pualam bertuliskan “P.e. 175 M. ONO 1891/1893, yang berarti “Pithecanthropus erectus, ditemukan 175 meter, arah timur laut, antara tahun 1891-1893″. Eugene Dubois, masih sebagai pemuda yang gemar menekuni masalah paleontologi dan petualangan ilmiah.

Hasil ini mengundang kontroversi di kalangan peneliti dan arkeolog karena selama ini tidak ada alat potong dari batu yang ditemukan bersama fosil manusia purba tersebut. Dugaan selama ini adalah bahwa mereka sekadar menggunakan batu-batuan yang ada di sekitar mereka. (AP/BBCNEWS/LUK)

This entry was posted in Ilmu Pengetahuan, Science, Sejarah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s