>Vagina Di “Smackdown” Adik, Kakak Perempuan Tewas!

>

JAKARTA – Rukiyah (43) tak pernah menyangka akan kehilangan anak perempuannya dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Bagaimana tidak, dia harus kehilangan Ratna (17) , anak perempuan satu-satunya setelah si adik, Soleh (8) dalam satu serangan men-“smackdown” Vagina kakaknya ketika tertidur. Si adik sendiri tidak pernah menyangka perbuatannya akan berujung maut terhadap kakak perempuannya itu.
Ditemui oleh tim Pos Kota bersama si Adik, Rukiyah menceritakan kronologis kejadian tragis yang menimpa putrinya itu. Siang itu, Selasa (19/8) kakak beradik itu pulang dari sekolah. Seusai makan siang, si Kakak kemudian langsung tidur sementara si Adik menonton film Smackdown di VCD yang dia pinjam dari temannya. “Saat itu saya sendiri tidak tahu kalo si Soleh lagi nonton acara itu…”, tukas Ibu dua anak ini sambil mengusap air matanya.
Seusai menonton adegan-adegan gulat tersebut, si Adik kemudian masuk ke kamar yang kebetulan sekamar dengan sang Kakak. Entah apa yang ada di pikiran Soleh, dia naik ke atas pinggir kayu tempat tidur kemudian meloncat menuju ke arah sang Kakak dan menghujamkan sikutnya tepat di Vagina korban.
Dihajar di bagian vitalnya yang lemah, Ratna kaget & terbangun kesakitan sambil memegangi kemaluannya. Namun karena sakit yang luar biasa, korban bahkan tidak sanggup untuk menjerit. Awalnya si adik menganggap reaksi kakaknya sama seperti acara Smackdown yang dia tonton di VCD. Namun ketika dia melihat si kakak menangis & kemudian pingsan, dia langsung memanggil ibunya. Melihat anaknya pingsan tak berdaya, Rukiyah langsung mengantar korban ke Poliklinik terdekat. Namun korban meninggal sebelum sempat diberikan perawatan. dr Sisca (45), yang kebetulan menangani korban sendiri menduga bahwa korban meninggal setelah kaget & shock karena mengalami sakit yang luar biasa. Pada bibir vagina korban sendiri ditemukan memar, selaput dara pecah, & diduga tulang kemaluan korban mengalami keretakan.
“Kasus penganiayaan ini masih akan kami selidiki, hingga hasil otopsi dilakukan” kata Kanit Reskrim Polsek Senen, Iptu Bagus Christian. (46)
This entry was posted in Case. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s